
Avatar: Fire and Ash menjadi salah satu film yang paling diantisipasi tahun ini. Sinematografi dan visual yang memanjakan mata masih menjadi titik jual tontonan besutan James Cameron ini. Di seri ketiga, Avatar akan punya plot lebih tebal.
Avatar memikat penggemar film pada 2009 ketika seri pertamanya dirilis. Lewat film ini, penonton diperkenalkan dengan dunia Pandora yang indah dengan penghuninya, Na’vi, makhluk humanoid berwarna biru dan bertubuh tinggi langsing. Perseteruan antara manusia bumi dan kaum ini menjadi fokus ceritanya.
Sekuelnya, The Way of Water, hadir pada 2022, 13 tahun setelah film pertamanya. Visual dan sinematografinya lebih ciamik di film ini. Sutradaranya, James Cameron, benar-benar menggodok konsep dan segalanya dengan lebih matang.
Film kedua membawa penonton ke sisi lain Pandora. Mereka diperkenalkan dengan suku Metkayna, yang tinggal di sekitar perairan. Konflik antara Na’vi dan manusia pun terus berlanjut.
Kisah antara Na’vi dan manusia belum selesai. Seri ketiga Avatar, Fire and Ash akan mengajak penonton menjelajahi lebih dalam dunia Pandora.
Tanggal Perilisan Avatar: Fire and Ash
Avatar: Fire and Ash dijadwalkan tayang secara serentak di bioskop seluruh Indonesia pada Rabu (17/12). Film ini punya durasi lebih panjang dari dua seri sebelumnya, yaitu 3 jam 17 menit. Sebelumnya, Avatar berdurasi 2, 5 jam dan The Way of Water 3 jam 12 menit.
Panjangnya durasi ini menantang penonton untuk pintar-pintar mengatur jam nonton dan bagaimana menyiasati kondisi selama menonton. Namun, durasi tersebut juga memberi harapan untuk tontonan yang lebih baik dari sebelumnya.
Agar bisa lebih puas menikmati Avatar: Fire and Ash, studio sekaliber IMAX adalah jawabannya. Layar lebar, dengan kualitas gambar 3D yang memanjakan mata, dan suara yang menggelar adalah jaminannya. Penonton akan lebih puas menjelajahi dunia baru yang ditampilkan di film itu dengan format IMAX ini.
Sejumlah bioskop telah membuka pembelian tiket untuk Avatar: Fire and Ash. Sampai saat ini, IMAX masih menjadi primadona. Sementara, studio-studio biasa juga sudah ramai diserbu penonton di hari pertama penayangan.
Sinopsis Avatar: Fire and Ash
Avatar: Fire and Ash akan melanjutkan cerita yang ditinggalkan The Way of Water. Film ini berlatar satu tahun setelah keluarga Jake Sully tinggal bersama klan Metkayna. Tapi, ini tidak berarti hidup mereka damai.
Jake membawa pergi istrinya, Neytiri, dan lima anaknya dari klan Omatikaya di hutan hujan setelah tempat itu kembali diobrak abrik militer bumi. Dengan status Toruk Makto, dia memilih meninggalkan klan demi melindungi mereka.
Di The Way of Water, keluarga Sully disambut baik klan Metkayna. Namun, konflik kembali meletus antara Jake dan militer bumi yang dipimpin Miles Quaritch. Villain dari film pertama itu kembali hidup dalam bentuk makhluk Na’vi.
Konflik meletus. Jake dan Neytiri kehilangan anak sulung mereka, Neteyam, yang tewas dalam pertarungan puncak. Sementara, anak manusia yang mereka adopsi, Spider, menyelamatkan Quaritch, yang merupakan ayah kandungnya.
Di Fire and Ash, keluarga Sully masih dirundung duka akibat kematian Neteyam. Di saat berduka, mereka malah menghadapi musuh baru, yaitu klan Mangkwan yang juga disebut Orang Abu. Mereka adalah suku Na’vi yang agresif.
Klan Mangkwan dipimpin Varang. Dia telah bersekutu dengan musuh bebuyutan Jake, Quaritch. Konflik di Pandora pun kian memuncak hingga konsekuensi yang menghancurkan.