10 Film Action Full Berantem Paling Seru, Cerita Belakangan, yang Penting Bak-bik-buk!

Film action seperti John Wick biasanya dimulai dengan premis simpel yang mengarah pada pertumpahan darah tak berkesudahan. (Foto: Matt Christiansen Media)

Film action sudah lumrah menonjolkan aksi daripada cerita. Faktanya, banyak film jenis ini yang bahkan punya plot tipis, tapi dominasi adegan aksinya yang intensif dan menegangkan malah menarik penonton. Terlebih, menonton film seperti ini tidak perlu banyak memikirkan plot hole dan lain-lain.

Penggemar film action pun sudah sangat hafal dengan karakteristik tontonan favorit mereka ini. Jagoannya jago banget sampai susah sekali dilumpuhkan. Selain itu, ceritanya sering kali terlalu simpel dan rasanya agak tidak masuk akal kalau sampai harus berujung ke pertumpahan darah.

Film action dengan cerita tipis ini bisa menjadi alternatif tontonan saat suntuk. Yang perlu diingat sebelum menontonnya adalah tidak perlu berekspektasi macam-macam dan anggap yang disajikan adalah hiburan. Film jenis ini jarang yang punya emosi mendalam, tapi yang jelas bisa memacu adrenalin dan susah untuk bikin berpaling.

Apa saja film action seru yang penuh adegan berantem dengan plot tipis? Penasaran? Simak rekomendasinya berikut!

1. John Wick

Foto: HaphazardStuff

Sutradara: Chad Stahelski
Penulis: Derek Kolstad
Pemeran: Keanu Reeves, Michael Nyqvist, Alfie Allen, Adrianne Palicki, Ian McShane, John Leguizamo, Willem Dafoe, dll
Durasi: 1 jam 41 menit
Distributor: Summit Entertainment
Tahun Rilis: 2014

John Wick dimulai dengan cerita yang simpel. Seorang pria yang patah hati dan gagal move on harus menemui kenyataan kalau satu-satunya kenangan dihancurkan orang. Ngamuk dong! Akibatnya, kehancuran pun tercipta di sepanjang 4 seri John Wick.

Dari total durasi film ini, hampir 90%-nya adalah adegan tarung, baik tangan kosong maupun dengan senjata karena John Wick menekankan pada visual storytelling. Setting ini berlaku untuk empat serinya. Bahkan, bintang utamanya, Keanu Reeves tidak pernah berbicara lebih dari 499 kata di semua film seri ini.

2. Mad Max: Fury Road

Foto: YouTube

Sutradara: George Miller
Penulis: George Miller, Brendan McCarthy, Nico Lathouris
Pemeran: Tom Hardy, Charlize Theron, Nicholas Hoult, Hugh Keays-Byrne, Josh Helman, Rosie Huntington-Whiteley, Zoë Kravitz, dll
Durasi: 2 jam
Distributor: Warner Bros. Pictures
Tahun Rilis: 2015

Mad Max: Fury Road meninggalkan cara bercerita tradisional dan memfokuskan pada action. Penonton akan mendapatkan sedikit informasi tentang karakternya karena diajak untuk menikmati adegan aksinya. Namun, banyak yang mengaku kalau memahami cerita film ini.

Fury Road menyajikan tontonan dengan pacing cepat dan visual menarik yang tidak meninggalkan ruang bernapas bagi penontonnya. Adrenalin terus dipacu sepanjang film ini diputar saking serunya adegan aksinya. Mad Max: Fury Road berkisah tentang Max Rockatansky dan Imperator Furiosa yang bekerja sama untuk kabur dari pemimpin sekte yang kejam sehingga menyebabkan perburuan di gurun pasir.

3. The Raid

Foto: MovieWeb

Sutradara: Gareth Evans
Penulis: Gareth Evans
Pemeran: Iko Uwais, Joe Taslim, Donny Alamsyah, Yayan Ruhian, Pierre Gruno, Ray Sahetapy, Tegar Sathya
Durasi: 1 jam 41 menit
Distributor: PT. Merantau Films
Tahun Rilis: 2011

The Raid berkisah tentang operasi penangkapan gembong narkoba di sebuah apartemen kumuh. Operasi ini dilakukan tim khusus kepolisian Indonesia. Tapi, di sepanjang film, fokusnya bukan pada ceritanya.

The Raid lebih menonjolkan koreografi tarung ketimbang ceritanya. Dialognya minim dengan penonton disuguhi aksi pertarungan dengan pencak silat yang intensif dan brutal. Sutradara Gareth Evans memang sengaja menitikberatkan pada aksi dan membuat ceritanya tipis demi menghindari masalah pacing.

4. Crank

Foto: Film Cred

Sutradara: Mark Neveldine, Brian Taylor
Penulis: Mark Neveldine, Brian Taylor
Pemeran: Jason Statham, Amy Smart, Jose Pablo Cantillo, Efren Ramirez, Dwight Yoakam
Durasi: 1 jam 33 menit
Distributor: Lionsgate
Tahun Rilis: 2006

Crank menyajikan tontonan di mana ceritanya hanya menjadi latar untuk aksi gila-gilaan yang terjadi di sepanjang film. Kekacauan terus pecah dan adrenalin terus terpacu. Menonton Crank tidak perlu memikirkan plotnya dengan serius.

Crank berkisah tentang Chev Chelios, seorang pembunuh bayaran, yang diracuni musuhnya. Agar tetap hidup, dia harus mempertahankan detak jantungnya dengan terus menghadapi bahaya dan bertarung. Dari premisnya, sudah bisa ditebak kalau film ini memang menonjolkan adegan aksi ketimbang ceritanya.

5. The Night Comes for Us

Foto: The Globe and Mail

Sutradara: Timo Tjahjanto
Penulis: Timo Tjahjanto
Pemeran: Joe Taslim, Iko Uwais, Julie Estelle, Sunny Pang, Zack Lee
Durasi: 2 jam 1 menit
Distributor: Netflix
Tahun Rilis: 2018

The Night Comes for Us diingat penonton karena adegan aksi brutal dan gore-nya. Film ini sebenarnya punya cerita tentang balas dendam dan penebusan. Tapi, Timo Tjahjanto punya pertimbangan lain dengan lebih menitikberatkan pada pertarungan, ketimbang ceritanya.

The Night Comes for Us membuat adrenalin penontonnya terus berpacu. Film ini berkisah tentang anggota Triad, Ito, yang menjadi target sindikatnya sendiri setelah menyelamatkan seorang gadis dalam sebuah pembantaian massal. Di The Night Comes for Us, begitu insiden terjadi, pertarungan tidak akan pernah berhenti.

6. Nobody

Foto: Variety

Sutradara: Ilya Naishuller
Penulis: Derek Kolstad
Pemeran: Bob Odenkirk, Connie Nielsen, Aleksei Serebryakov, RZA, Christopher Lloyd
Durasi: 1 jam 32 menit
Distributor: Universal Pictures
Tahun Rilis: 2021

Nobody berkisah tentang Hutch Mansell, seorang ayah di daerah pinggiran. Awalnya, dia enggan bertindak Ketika dua orang maling masuk rumahnya. Tapi, insiden itu malah memicu amarahnya yang terpendam terhadap gembong kriminal Rusia.

Cerita di Nobody sebenarnya lumayan kompleks. Tapi, orang akan lebih mengingat film ini karena adegan tarungnya yang tidak pernah berhenti. Penonton film ini akan diajak untuk mengikuti perjalanan balas dendam ala John Wick yang memang lebih menonjolkan aksi tarungnya ketimbang kedalaman ceritanya.

7. Taken

Foto: Netflix

Sutradara: Pierre Morel
Penulis: Luc Besson, Robert Mark Kamen
Pemeran: Liam Neeson, Maggie Grace, Leland Orser, Jon Gries, David Warshofsky, Katie Cassidy, Holly Valance, Famke Janssen
Durasi: 1 jam 33 menit
Distributor: 20th Century Studios
Tahun Rilis: 2009

Taken menjadi penanda masuknya Liam Neeson di dunia action. Film ini berkisah tentang Bryan Mills, yang diperankan Liam, seorang pensiunan agen CIA. Ketika putrinya diculik, dia menggunakan seluruh kemampuannya untuk menyelamatkan anaknya tersebut.

Meski punya premis cerita yang kompleks, tapi, film ini memilih untuk memfokuskan semuanya pada adegan action-nya. Pacing-nya yang cepat pas dengan plotnya yang sederhana dan penampilan sosok pahlawan lone wolf alias nggak punya partner. Taken dikenal atas kutipannya yang kini populer dijadikan meme, yaitu “I don’t know who you are… I will look for you, I will find you, and I will kill you.”

8. Extraction

Foto: NY Times

Sutradara: Sam Hargrave
Screenplay: Joe Russo
Pemeran: Chris Hemsworth, Rudhraksh Jaiswal, Randeep Hooda, Priyanshu Painyuli, Golshifteh Farahani, Pankaj Tripathi, David Harbour
Durasi: 1 jam 56 menit
Distributor: Netflix
Tahun Rilis: 2020

Extraction mengisahkan tentang seorang tantara bayaran, Tyler Rake, yang disewa untuk menyelamatkan Ovi Mahajan, anak gembong narkoba Mumbai. Tapi, ceritanya berkembang hingga mengungkap korupsi polisi dan persaingan antarkartel narkoba. Apa pun akan dilakukan Tyler demi menyelamatkan bocah itu dan juga uang.

Cerita Extraction memang berat dan punya banyak plot. Tapi, itu hanya menjadi latar untuk adegan tarung dan tembak-tembakannya yang intensif dan memacu adrenalin penontonnya. Extraction bahkan punya rangkaian aksi 12 menit one shot yang menjadi adegan paling ikonisnya.

9. Bullet Train

Foto: CinemaBlend

Sutradara: David Leitch
Screenplay: Zak Olkewicz
Pemeran: Brad Pitt, Joey King, Aaron Taylor-Johnson, Brian Tyree Henry, Andrew Koji, Hiroyuki Sanada, Michael Shannon, Benito A. Martínez Ocasio, Sandra Bullock
Durasi: 2 jam 6 menit
Distributor: Sony Pictures
Tahun Rilis: 2022

Bullet Train mencampurkan segala yang ada di meja. Dari komedi, aksi gila-gilaan, hingga adegan emosional pun ada. Film ini mengisahkan tentang Ladybug, seorang pembunuh sial yang diutus untuk mencuri koper misterius dari sebuah kereta super cepat jurusan Tokyo ke Kyoto.

Bullet Train terasa seperti film yang kacau dengan pacing cepat dan action di ruang sempit dipadukan komedi. Cerita yang disajikan berfungsi sebagai jembatan untuk serangkaian adegan yang chaotic ketimbang menjadi bintang utamanya. Bullet Train bisa sangat menghibur selama menontonnya dengan santai.

10. Ong-Bak

Foto: CinemaBlend

Sutradara: Prachya Pinkaew
Penulis: Suphachai Sittiaumponpan
Pemeran: Tony Jaa, Petchtai Wongkamlao. Pumwaree Yodkamol
Durasi: 1 jam 45 menit
Distributor: Sahamongkol Film International
Tahun Rilis: 2003

Ong-Bak masih menyandang status sebagai salah satu film beda diri modern terbaik. Film ini berkisah tentang seorang biksu yang pergi dari desa ke Bangkok untuk mencari patung Buddha keramat yang dicuri. Warga desa membutuhkan patung itu agar bisa bertahan dari kekeringan.

Premis film ini sebenarnya menarik. Tapi, sutradaranya memilih untuk memberikan porsi lebih besar pada adegan tarungnya yang intensif dan brutal. Ong-Bak berhasil menghibur penontonnya dengan penampilan Tony Jaa dan rangkaian action yang memacu adrenalin.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *