10 Film Anime Paling Laris dalam 7 Tahun Terakhir, Ada yang Belum Kamu Tonton?

Dalam 7 tahun terakhir, film-film anime mampu bersaing dengan film buatan Hollywood dan menjadi hit seperti Jujutsu Kaisen 0, Demon Slayer, dan Chainsaw Man: Reze Arc. (Foto: DualShockers/GeekTyrant/CBR)

Film anime paling laris kerap diidentikkan dengan produksi Studio Ghibli atau garapan Makoto Shinkai. Namun, dalam 10 tahun terakhir, peta itu mulai berubah. Orang masih menunggu karya mereka, tapi juga terbuka untuk yang lain.

Studio yang tergolong baru, seperti Ufotable dan Mappa, mulai unjuk gigi dengan karya film panjang mereka. Belum lagi studio legendaris seperti Toei Animation pun turut andil. Ini membuat persaingan film anime mulai ketat.

Dalam beberapa tahun terakhir, film anime bahkan mulai berani ikut bersaing di box office global. Beberapa di antaranya bahkan masuk top 10 sebagai film terlaris. Ke depan, film anime bakalan tampil lebih untuk menarik penontonnya.

Apa saja film anime terlaris dalam 7 tahun terakhir? Mengutip data The Numbers, simak ulasannya berikut!

10. Detective Conan: One-eyed Flashback — 2025

Foto: YouTube

Franchise Detective Conan masih kuat di pasar Jepang. Film layar lebar yang mereka rilis sering kali merajai box office di negara mereka. Ini juga terjadi pada seri terbarunya, One-eyed Flashback.

Detective Conan: One-eyed Flashback yang dirilis tahun lalu berhasil meraup USD156 juta (Rp2,71 triliun) di seluruh dunia. Film ini sekaligus menjadi seri layar lebar Detective Conan paling laris saat ini. Namun, di pasar Jepang, One-eyed Flashback masih kalah dari The Million-Dollar Pentagram yang dirilis pada 2024.

9. Jujutsu Kaisen 0 — 2021

Foto: Newsweek

Jujutsu Kaisen 0 mengadaptasi manga one shot yang menjadi prekuel Jujutsu Kaisen, Tokyo Metropolitan Curse Technical School. Manga sepanjang 4 bab karya Gege Akutami itu menampilkan Yuta Okkotsu sebagai protagonisnya. Tapi, peristiwa di manga ini bukan awal dari semua yang terjadi di franchise terkenal itu.

Jujutsu Kaisen 0 mendapatkan sambutan hangat karena dirilis tak lama setelah debut anime utamanya pada 2020 yang menampilkan Yuji Itadori sebagai protagonisnya. Film itu berhasil meraup USD183,7 juta (Rp3,198 triliun) di box office global. Film itu kini menjadi sangat related dengan kehadiran Yuta di Season 3 seri anime-nya.

8. Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc — 2025

Foto: FandomWire

Film pertama Chainsaw Man, Reze Arc, disambut antusias penggemarnya. Film ini merupakan kelanjutan langsung seri anime-nya. Mappa mengadaptasi arc Bomb Girl yang berlangsung dari chapter 40 sampai 52 di manga karya Tatsuki Fujimoto ini.

Setelah dirilis, Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc mendapatkan banyak pujian berkat animasi dan kedalaman ceritanya. Di box office global, film ini meraup USD191,3 juta (Rp3,32 triliun). Penggemar bahkan banyak yang mengaku susah move on dari apa yang terjadi di film tersebut.

7. Weathering with You — 2019

Foto: CBR

Makoto Shinkai jarang membuat penggemar kecewa dengan karyanya yang dipenuhi emosi dan indah. Salah satunya adalah Weathering with You. Film ini dipuji karena animasi hyper-realistic-nya yang mengagumkan.

Weathering with You sukses besar di box office global dengan mengantongi pendapatan hingga USD196,6 juta (Rp3,42 triliun). Film ini menjadi yang terlaris di Jepang pada 2019. Weathering with You merupakan film kedua Makoto Shinkai yang meraup sukses setelah Your Name pada 2016.

6. One Piece Film: Red — 2022

Foto: Polygon

Dari semua film layar lebar One Piece, Red adalah yang paling laris. Film ini menjadi kesayangan para penggemar karena berfokus pada salah satu karakter paling misterius di dunia One Piece, yaitu Shanks. Meski tidak sepenuhnya canon, tapi, banyak eleman di film tersebut yang punya kaitan langsung dengan cerita utama serialnya.

One Piece Film: Red mencatatkan pendapatan USD201,3 juta (Rp3,5 triliun) di box office global. Kehadiran Uta yang merupakan anak angkat Shanks menjadi daya tarik film ini. Selain itu, format musikalnya ditambah marketing yang intensif membuat One Piece Film: Red membuat penasaran banyak orang.

5. The First Slam Dunk — 2022

Foto: CBR

Anime Slam Dunk berakhir dengan cliffhanger karena tidak mengadaptasi busur final manga-nya. Penggemar pun sangat kecewa karena tidak bisa menyaksikan serunya pertandingan antara Shohoku melawan Sannoh. Setelah menunggu hampir 30 tahun, penggemar akhirnya diberikan sebuah film, The First Slam Dunk, untuk memuaskan kerinduan mereka.

Meraup USD279,8 juta (Rp4,86 triliun) di box office, The First Slam Dunk meroket karena nuansa nostalgia yang dibawanya. Penggemar lama yang sekarang sudah berumur pun tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Terlebih, film ini memberikan tontonan yang lebih segar dengan Ryota Miyagi sebagai fokusnya, bukan pada Hanamichi Sakuragi, yang merupakan protagonis serial animenya.

4. The Boy and the Heron — 2023

Foto: Collider

Ghibli masih membuktikan diri sebagai produser tontonan anime berkualitas. The Boy and the Heron adalah buktinya. Film iini dirilis setelah Hayao Miyazaki Kembali dari pensiun dan berhasil meraup USD292 juta (Rp5,08 triliun).

Tidak hanya itu. The Boy and the Heron juga mempersembahkan Piala Oscar kedua untuk Ghibli pada 2024 setelah Spirited Away pada 2001. Film ini dipuji karena animasinya yang masih memakai gambar tangan dan marketing yang membangun misteri sehingga orang pun jadi tak sabar untuk menontonnya.

3. Suzume — 2022

Foto: Den of Geek

Suzume mengangkat cerita yang dirasa sangat relatable dengan kondisi Jepang. Di film ini, seorang cewek SMA dan cowok bekerja sama demi mencegah serangkaian bencana di seluruh Jepang. Suzume mengombinasikan petualangan dengan cerita tentang rasa kehilangan yang besar.

Secara global, Suzume berhasil meraup USD314 juta (Rp5,46 triliun) di box office. Film ini dengan gamblang merujuk bencana gempa dan tsunami di Tohoku pada 2011. Selain itu, Suzume juga punya kedalaman emosi yang bisa dialami orang banyak.

2. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Mugen Train — 2020

Foto: Hogan Reviews

Ufotable mempertaruhkan banyak hal ketika merilis Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Mugen Train ke bioskop pada 2020. Saat itu, pandemi Covid-19 membuat orang susah keluar rumah dan protokol Kesehatan pun sangat ketat. Di saat yang sama, mereka juga dilanda kebosanan dan butuh hiburan yang menyegarkan.

Dan, pertaruhan Ufotable ini terbayar dengan sangat layak. Film ini tampil dengan animasi yang menyejukkan mata dan cerita yang sangat emosional. Saat perilisannya, Mugen Train memecahkan rekor sebagai film anime terlaris dan menjadi film non-Hollywood pertama yang memuncaki daftar box office global dengan mengantongi USD512,7 juta (Rp8,92 triliun).

1. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle — 2025

Foto: GameRant

Kesuksesan Mugen Train membuat Ufotable berinisiatif untuk mengakhiri perjalanan serial Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba dengan mengadaptasi arc final manganya menjadi 3 film. Bagian pertamanya, Infinity Castle, dirilis tahun lalu dan meledak di pasaran. Film ini berhasil meraup USD793,3 juta (Rp13,8 triliun)dan menjadi film anime terlaris sepanjang masa hingga saat ini.

Rekor ini bisa jadi terpecahkan dengan dirilisnya dua film lanjutannya. Terlebih, Ufotable tentu tidak akan menurunkan standar animasi mereka terhadap serial yang sering disebut tidak punya cerita mendalam ini. Sampai saat ini, animasi yang ditampilkan Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba masih stabil dan berkualitas tinggi.

Catatan:
1. Seluruh angka di daftar ini diambil dari data The Numbers, sehingga bisa berbeda dari yang ditampilkan Box Office Mojo.
2. Konversi dari USD ke Rp menggunakan kurs saat ini tanpa menghitung inflasi.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *