10 Anime Pendek Kurang Populer yang Wajib Kamu Tonton Sekali Seumur Hidup

Anime pendek seperti Odd Taxi dan Buddy Daddies punya cerita yang padat dan animasi yang oke banget, meski jarang direkomendasikan orang. (Foto: Netflix/IMDb)

Anime pendek, dengan episode tidak lebih dari 13, biasanya punya plot yang padat. Genre-nya juga bermacam dari action, komedi, thriller, sampai misteri. Yang menonjol dari anime ini adalah selesai sekali duduk.

Anime pendek ini cocok bagi mereka yang mencari tontonan berkualitas dengan animasi yang tidak kaleng-kaleng. Cerita yang diangkat pun mendalam dan bisa membuat penonton enggan berpaling. Ketika anime ini selesai, ada rasa puas, tapi masih penasaran dengan kelanjutannya.

Di banyak situs, rekomendasi untuk anime pendek ini tidak jauh-jauh dari Erased, Terror in Resonance, Anohana, Cyberpunk: Edgerunners, Death Parade, atau pun Devilman Crybbaby. Padahal, di luar judul-judul tersebut masih banyak anime lain yang tak kalah seru, cuma tidak terlalu populer. Sebagian besar serial ini punya nuansa dark yang akan mengaduk-aduk emosi penonton dalam satu hari marathon seluruh episodenya.

Apa saja anime pendek yang kurang popular, tapi wajib ditonton? Simak rekomendasinya berikut!

10. Babylon

Foto: Animme Planet

Babylon punya potensi untuk menjadi tontonan yang mengasyikkan. Di sepanjang 12 episode, penonton diajak menyelami drama thriller politik dan keadilan. Tokoh utamanya adalah seorang jaksa yang ditugasi menyelidiki kasus obat yang kemudian merembet ke politik dan hak untuk mengakhiri hidup.

Babylon juga memperkenalkan villain cewek yang sangat cerdas sampai sulit untuk ditangkap. Inilah yang menjadikan anime ini jadi menarik sekaligus titik lemahnya. Orang bisa mencoba menonton Babylon, tapi, dengan risiko kecewa dengan ending-nya.

9. Akudama Drive

Foto: Anime Herald

Akudama Drive sering dibilang sebagai hidden gem. Jarang ada orang yang merekomendasikan anime sepanjang 12 episode ini. Padahal, ceritanya seru dan layak untuk ditonton.

Akudama Drive berkisah tentang seorang wanita yang masuk gerombolan kriminal dan harus berusaha untuk bertahan hidup di tengah pemerintah yang menindas rakyatnya. Anime ini mengandung muatan kritik terhadap aparat yang korup dan juga system keadilan yang tidak adil. Ambiguitas moral dan ide struktur sosial membelenggu masyarakat karena itulah fondasi pembentukan identitas seseorang.

8. Plastic Memories

Foto: Ranker

Plastic Memories dirilis pada 2015 sepanjang 13 episode. Anime ini mengangkat tema kehilangan dan hubungan yang tidak bisa saling memiliki selamanya. Plastic Memories juga sedikit menggambarkan apa yang terjadi saat ini.

Plastic Memories berlatar di sebuah dunia di mana sebuah perusahaan mengembangkan robot manusia yang bisa dijadikan teman. Robot ini punya masa kadaluarsa dalam 9 tahun sebelum semua memorinya dihapus. Anime ini sangat emosional, terutama di bagian ending-nya dengan penonton akan larut dalam perasaan yang dirasakan karakternya.

7. Inuyashiki: Last Hero

Foto: YouTube TV

Inuyashiki: Last Hero hanya punya 11 episode. Pacing-nya padat dengan plot solid dan animasi yang tidak bisa diremehkan dari Mappa. Anime ini menampilkan protagonis berusia hampir 60 tahun yang mendapatkan peningkatan tubuh secara teknologi dan berusaha melindungi orang-orang yang dia cintai.

Inuyashiki: Last Hero sering kali tidak masuk rekomendasi karena ending-nya dianggap terlalu terburu-buru. Episodenya yang singkat memang kurang memberi ruang gerak bagi perkembangan karakter, terutama di bagian ending-nya. Tapi, ini tidak berarti kalau Inuyashiki: Last Hero harus dilewatkan karena anime ini bakal memicu penontonnya untuk berpikir.

6. Hellsing Ultimate

Foto: Crunchyroll

Hellsing Ultimate merupakan versi yang lebih setia pada manga sumbernya. Dirilis sepanjang 10 episode, anime ini padat dengan durasi antara 45-70 menit setiap episodenya. Pacing=nya pas sehingga nuansa horor dan gore di dalamnya tetap bisa dinikmati.

Hellsing Ultimate berlatar di London, markas Organisasi Hellsing yang menggunakan vampir kuno Alucard untuk memburu para zombie dan melawan faksi rival mereka, seperti Millennium. Anime ini bukan untuk mereka yang tidak tahan melihat darah. Pertarungan di dalamnya selalu berlangsung sengit dan brutal.

5. 91 Days

Foto: Pinned Up Link

91 Days jelas menjadi salah satu anime pendek yang sayang untuk dilewatkan. Diriilis sepanjang 12 episode, anime ini membawa tema balas dendam ke level lain. Tidak ada kekuatan khusus di serial ini, semuanya mengandalkan otot dan otak.

91 Days berkisah tentang Angelo Laguza yang menyusup ke sebuah keluarga mafia terkenal demi membalas dendam atas kematian keluarganya. Anime ini tidak mengglorifikasi mafia, tapi lebih menyelami tema balas dendam, trauma, dan pengkhianatan. 91 Days memang pendek, tapi pace-nya yang pas membuatnya sangat layak untuk dinikmati.

4. Gangsta.

Foto: Cubed3

Gangsta. punya potensi untuk menjadi serial panjang, alih-alih hanya sepanjang 12 episode. Tapi, karena studio pembuatnya, Mangalobe, bangkrut, anime ini pun terpaksa harus diakhiri. Insiden tersebut menyebabkan Gangsta. terasa kentang alias kena tanggung dan ending-nya pun menggantung.

Gangsta. menampilkan kisah dua pembunuh bayaran yang akan melakukan apa saja asalkan dibayar. Berlatar di sebuah kota fiktif Ergastulum. Serial ini padat dengan aksi dan juga intrik dari pihak-pihak yang berseteru dari polisi, penjahat, sampai mafia dengan duo protagonis Worick Arcangelo dan Nicolas Brown berada di tengah-tengah drama tingkat tinggi tersebut.

3. Buddy Daddies

Foto: The Mary Sue

Buddy Daddies mengisahkan tentang duo pembunuh bayaran yang harus merawat seorang balita tersesat. Keduanya pun harus berusaha menyeimbangkan kehidupan kriminal mereka dengan parenting yang tepat demi kebaikan balita itu. Anime ini menghibur karena kacau, kocak, tapi juga punya pesan yang mendalam.

Di sepanjang 12 episode, Buddy Daddies menampilkan dinamika duo cowok yang tiba-tiba harus menjadi ayah untuk balita itu sekaligus menampilkan seperti apa keluarga yang disfungsi. Anime ini dipenuhi adegan kekerasan yang terselip humor menegangkan dari para karakternya. Namun, yang paling menyentuh adalah klimaksnya di mana pilihan harus dibuat semua pihak.

2. Odd Taxi

Foto: CBR

Odd Taxi jarang direkomendasikan orang untuk ditonton meski tidak panjang, hanya 13 episode. Tokoh utamanya dan karakter lain yang berbentuk binatang mengurangi daya tarik anime ini bagi Sebagian orang. Bisa jadi, mereka menyangka kalau anime ini sama seperti kartun anak-anak yang ceritanya ringan dan biasa saja.

Padahal, Odd Taxi punya kedalaman cerita yang cukup dalam. Anime ini mengeksplorasi dampak trauma akibat bullying di masa anak-anak terhadap orang dewasa. Plot twist di akhir cerita Odd Taxi bisa membuat penontonnya tercengang dan emosional.

1. Pluto

Foto: ScreenRant

Pluto tidak butuh puluhan episode untuk menampilkan kisah yang padat, thrilling, emosional, dan bagus. Faktanya, anime ini hanya punya 8 episode untuk menyampaikan plotnya yang kompleks. Ditulis Naoki Urasawa, anime ini menampilkan karakter ciptaan Osamu Tezuka, Atom Boy, dan berkisah tentang polisi android yang menyelidiki kematian pensiunan robot perang.

Meski tergolong pendek, Pluto mampu mengurai plot twist-nya yang mencengangkan di tengah vibe gelapnya. Durasi setiap episodenya yang mencapai 60 menit sangat membantu penonton untuk memahami semuanya dengan lebih dalam. Selain itu, penonton bakalan sulit berpaling dari Pluto sejak episode 1.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *