10 Franchise Film Paling Laris Sepanjang Masa, Superhero masih Berkuasa

Sampai saat ini, Marvel Cinematic Universe (MCU), yang dimulai dengan Iron Man, masih menjadi franchise film paling laris di dunia dan sulit dikejar franchise lain. (Foto: ComicBook.com)

Film seri dengan banyak sekuel dan prekuel bisa menarik penonton dan pengikut setia. Mereka akan terus mengikuti perjalanan film itu dari awal sampai akhir dan tidak segan merogoh kocek setiap seri baru dirilis. Tak heran, cara ini melahirkan franchise dengan hasil yang menggiurkan.

Selama bertahun-tahun, banyak studio besar, seperti Disney, Warner Bros., Sony, dan Universal Pictures, menjadikan franchise film ini seperti sapi perahan. Mereka akan jor-joran menggelontorkan modal untuk terus memproduksi film di bawah satu franchise besar demi menarik pundi-pundi uang. Tak jarang, franchise ini kemudian menjelma menjadi legenda di dunia film.

Franchise ini juga tak selamanya memberikan keuntungan lewat penjualan tiket film di box office. Penjualan merchandise dan kerja sama dengan pihak lain pun turut menyumbang pemasukan bagi studio. Tak ayal, franchise film ini akan sulit dibendung pergerakannya, meski filmnya jeblok atau dicaci maki kritikus.

Apa saja franchise film terlaris sepanjang masa? Mengutip berbagai sumber, simak ulasannya berikut!

10. Jurassic Park/World

Foto: JustWatch – The Streaming Guide

Franchise Jurassic Park sudah dimulai pada 1990-an dengan trilogi yang sukses menjadi sebuah legenda di dunia perfilman. Pada 2015, Universal Pictures berusaha menghidupkan kembali franchise ini dengan merilis seri pertama dari trilogi baru, Jurassic World. Secara keseluruhan, tiga film dari trilogi kedua itu sukses di box office.

Jurassic Park/World telah merilis total 7 film dengan yang terakhir, Jurassic World Rebirth dirilis tahun lalu. Film ini telah meraup USD6,03 miliar (Rp107,73 triliun) di box office. Angka ini bisa terus bertambah kalau Universal memutuskan untuk tetap meneruskan franchise ini ke depan.

9. Avatar

Foto: Toynk Toys

Siapa sangka kalau film “aneh” tentang alien berwarna biru dengan tubuh mirip kucing ini akan merajai box office dalam 20 tahun terakhir? Franchise besutan James Cameron ini bisa dibilang menjadi anomali di dunia film. Hanya dengan 3 film, Avatar mampu meraup USD7,1 miliar (Rp126,84 triliun).

Bahkan, film pertama Avatar masih tercatat sebagai film terlaris di dunia sampai saat ini. Rekor ini nyaris tumbang oleh kehadiran Avengers: Endgame pada 2019. Namun, sampai saat ini, Avatar masih kokoh di puncak penguasa box office sepanjang masa.

8. Fast & Furious

Foto: ScreenRant

Fast & Furious telah mengantongi total USD7,3 miliar (Rp130,4 triliun) dari 11 film yang telah dirilis. Dimulai pada 2001, film tentang balapan jalanan itu berkembang menjadi cerita tentang found family dan juga memberantas kejahatan. Selama bertahun-tahun, penggemar menikmati adegan action dan dinamika para pemerannya.

Fast & Furious menghadapi krisis setelah salah satu pemeran utamanya, Paul Walker, tewas dalam kecelakaan mobil di luar tempat syuting. Namun, produser film itu masih belum rela melepaskannya. Karakter yang diperankan Paul, Brian O’Connor, masih hidup di film itu, meski tidak dimunculkan secara fisik.

7. X-Men

Foto: CinemaBlend

X-Men dibeli Fox dari Marvel pada 1993. Studio itu lalu berusaha untuk memanfaatkan properti yang mereka punya itu dengan membuat film layar lebar. Mereka memulainya pada 2000 dengan merilis film pertama X-Men.

Total, Fox telah merilis 7 film X-Men, 3 film Wolverine, 2 film Deadpool, dan The New Mutants dari universe ini. Dari 13 film tersebut, mereka telah meraup USD7,4 miliar (Rp132,2 triliun) di box office. Kini, X-Men tidak lagi berdiri sendiri setelah Disney mengakusisi Fox pada 2018 dan properti itu ini Kembali di bawah naungan Marvel.

6. James Bond

Foto: British GQ

James Bond sudah menjadi legenda di dunia film, terutama di genre action mata-mata. Dimulai pada 1962 dengan dibintangi Sean Connery, franchise ini terus berjalan dan tetap stabil sampai saat ini. Film terakhir James Bond dengan bintang Daniel Craig dirilis pada 2021.

Total, James Bond telah menelurkan 27 film dalam rentang hampir 50 tahun. Franchise ini juga mengantongi USD7,8 miliar (Rp139,34 triliun) dan menjadi salah satu serial film paling sukses sepanjang masa. Perjalanan agen 007 masih akan berlanjut dengan aktor baru setelah Daniel pensiun begitu No Time to Die dirilis.

5. Harry Potter Universe

Foto: The Mary Sue

Popularitas novel Harry Potter membuat produser kepincut untuk mengangkatnya ke layar lebar. Usaha ini tidaklah sia-sia. Sejak seri pertamanya dirilis pada 2001, penggemar serial ini selalu menyerbu bioskop setiap kali ada adaptasi baru ditayangkan.

Setelah seri asli Harry Potter selesai pada 2011, kisahnya tetap dilanjutkan. Tapi, kali ini berupa prekuel, yaitu trilogi Fantastic Beasts. Meski trilogi itu tidak begitu sukses, tapi Harry Potter tetap melaju sebagai franchise film terlaris dengan total mengantongi USD9,6 miliar (Rp171,52 triliun) dengan 11 film.

4. Star wars

Foto: Vogue

George Lucas memulai Star Wars pada 1977 dengan diremehkan orang. Namun, dia mampu membuktikan kalau impiannya membuat seri sci-fi dengan setting galaksi itu ternyata meraup untung besar dan franchise itu pun menjadi legenda. Setelah membuat dua seri trilogi Star Wars, pada 2012, Lucas menjual hak franchise itu kepada Disney karena ingin pensiun.

Disney lalu mengembangkan hak properti itu dan membuat trilogi baru yang sukses besar di box office, meski dikritik habis. Sampai saat ini ada tiga set trilogi Star Wars, dua film antalogi, dan satu film lanjutan serial di Disney Plus. Dari semua film layer lebar itu, franchise Star Wars telah meraup total USD10,4 miliar (Rp185,81 triliun).

3. Spider-Man

Foto: Collider

Marvel menjual lisensi Spider-Man dan sekitar 900 karakter yang terkait superhero itu ke Sony pada 1999. Sony tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan langsung gas membuat filmnya. Tak tanggung-tanggung, mereka membuat trilogi yang kemudian terbukti sukses berkat tangan dingin Sam Raimi.

Sayangnya, peruntungan itu terhenti di The Amazing Spider-Man. Sony akhirnya membuat kesepakatan dengan Marvel dan membuat trilogi baru di bawah naungan MCU yang sukses besar. Total, Sony telah membuat 14 film Spider-Man, baik live action, animasi, atau pun karakter lain di dunia manusia laba-laba itu dan meraup kurang lebih USD11,2 miliar (Rp200 triliun) di box office.

2. DC Universe

Foto: Rolling Stone

Warner Bros. pernah menjadi penguasa genre superhero karena telah mengakuisi properti DC Comics sejak 1950-an. Sudah lebih dari 42 film yang dihasilkan studio ini dari karakter-karakter DC yang populer seperti Superman, Batman, dan Wonder Woman. Tidak heran kalau mereka berhasil meraup total USD14,8 miliar (Rp264,4 triliun) di box office.

Sebelum 2013, DC selalu membuat film solo atau franchise terpisah dengan Superman dan Batman sebagai andalannya. Tapi, sejak Marvel sukses dengan franchise kontinuitasnya, DC mencoba mengekor dengan proyek DCEU pimpinan Zack Snyder. Sayangnya, proyek ini gagal dan kini mereka mencoba lagi peruntungan lewat DCU yang digawangi James Gunn dan Peter Safran.

1. Marvel Cinematic Universe

Foto: GeekTyrant

Sejak dirilis pada 2008, Marvel Cinematic Universe (MCU) bak kekuatan yang sulit dibendung di box office. Franchise ini mendatangkan pundi-pundi uang bagi Marvel Studios dan Disney. Dalam 10 tahun sejak debut, seri terbaru mereka selalu mengisi posisi teratas di box office dengan Avengers: Endgame duduk sebagai yang terlaris sampai saat ini.

Hingga memasuki tahun ke-18, MCU telah merilis tak kurang dari 37 film dan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Total, franchise ini telah mengantongi tak kurang dari USD32,5 miliar (Rp580,6 triliun) di box office. Angka ini akan terus bertambah dengan dirilisnya film baru, meskipun hasilnya tidak terlalu memuaskan.

Catatan:
– Konversi dari USD ke Rp menggunakan kurs yang berlaku saat artikel ini dibuat.
– Franchise Spider-Man dan X-Men tidak masuk ke MCU karena masalah lisensi ketika perilisan. Spider-Man masih berada di bawah kendali Sony dan X-Men dulunya berada di bawah naungan Fox. Adapun franchise DC memasukkan total semua film yang seluruhnya memang dibuat satu studio yang sama, yaitu Warner Bros.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *