
Hasil yang diraup sebuah film di pekan pertama penayangannya secara global punya pengaruh besar terhadap box office total di akhir pemutaran mereka. Biasanya, ketika sebuah film itu mendapatkan pembukaan yang lumayan, bisa dipastikan perjalanannya di box office pun mulus. Cuan pun menanti studio, produser, dan para krunya.
Ada banyak faktor mengapa sebuah film itu bisa sukses di pekan pertama pemutarannya. Salah satunya adalah rasa penasaran yang besar dari penggemar setelah terekspos trailer dan strategi marketing atau promosi jor-joran film tersebut. Faktor lainnya adalah ketakutan mereka terkena spoiler, terutama untuk film-film produksi Marvel.
Sejumlah film yang pernah memecahkan rekor pembukaan terbesar ini juga terbukti mampu menjadi yang terlaris sepanjang masa. Meski tidak masuk daftar 10 besar, tapi, mereka masuk jajaran yang mencapai USD1 miliar (Rp17,77 triliun). Sementara, sampai saat ini, Disney masih mendominasi daftar 10 film dengan pembukaan besar dengan membukukan 5 filmnya.
Apa saja film dengan pembukaan terbesar di sepanjang sejarah? Mengutip data Box Office Mojo, simak daftarnya berikut!
10. Captain Marvel — 2019

Banyak yang meragukan penampilan Captain Marvel di bioskop ketika kali pertama diumumkan. Para penggemar sepertinya sangat anti untuk menonton film superhero dengan karakter utamanya adalah seorang wanita. Tapi, apa pun kata mereka, itu tidak berpengaruh dengan pendapatan pembukaan Captain Marvel yang mencapai USD456,7 miliar (Rp8,12 triliun) di box office global.
Ketidaksukaan fans terhadap Captain Marvel, terutama di pasar Amerika Serikat, berasal dari kebencian mereka pada Brie Larson yang dianggap sombong. Jadi, bukan hal yang aneh kalau film ini tidak laku di dalam negeri karena kontroversi itu. Tapi, di luar Hollywood, orang tetap menonton dan suka-suka saja hingga Captain Marvel mampu meraup USD1,12 miliar (Rp20 triliun) di box office.
9. Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 — 2011

Sebagai film pamungkas dari franchise Harry Potter yang dimulai sejak awal 2000-an, hype untuk Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 sangatlah besar. Terlebih, Part 1 film itu berakhir dengan cliffhanger emosional yang membuat penasaran penonton, terutama penggemar film yang tidak atau belum membaca novelnya. Ketika dirilis, Part 2 mendapatkan USD483,18 miliar (Rp8,59 triliun) di pekan pertama pembukaannya.
Angka itu sudah cukup menjadi modal bagi film ini untuk bisa meraup pendapatan yang lebih tinggi lagi. Penonton juga terus datang untuk tahu seperti apa akhir petualangan Harry Potter dan teman-temannya dalam melawan kejahatan Voldemort di dunia sihir. Di akhir penayangannya, Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 mengantongi USD1,34 miliar (Rp23,85 triliun) dari box office dan menjadi yang terlaris di antara franchise Harry Potter.
8. Jurassic World — 2015

Universal Pictures berusaha menghidupkan kembali franchise Jurassic Park dengan sentuhan yang lebih modern lewat Jurassic World. Hype-nya terbentuk lewat adegan ikonis Chris Pratt yang terlihat sedang berusaha menenangkan tiga ekor raptor seperti terlihat di trailer filmnya. Penasaran dengan seperti apa jalan cerita dan usaha baru itu, penonton pun membanjiri bioskop.
Berkat strategi promosi yang tepat, Jurassic World pun mampu menembus USD525,5 miliar (Rp9,34 triliun) di pekan pertama pembukannya. Angka itu pun terus meningkat berkat word of mouth. Kritikan tajam para pengulas film pun tidak digubris penonton yang terus pergi ke bioskop untuk menonton film yang akhirnya meraup total USD1,67 miliar (Rp29,69 triliun) di box office.
7. Star Wars: The Force Awakens — 2015

Ketika Disney mengumumkan proyek pertama Star Wars mereka sebagai sekuel trilogi serial itu, penggemar menyambutnya dengan sinis. Meski begitu, orang tetap saja pergi ke bioskop untuk menonton seri pertama dari trilogi itu, yaitu Star Wars: The Force Awakens. Hasilnya, film itu berhasil mendapatkan USD528,9 miliar (Rp9,4 triliun) saat dibuka penayangannya.
Cibiran dan kritikan terhadap film ini pun tidak punya pengaruh terhadap penampilannya di box office. Setelah mendapatkan pembukaan yang lumayan, hasil total film ini di akhir penayangannya pun sangat besar. Star Wars: The Force Awakens meraup USD2,06 miliar (Rp36,76 triliun) dan menjadi film Star Wars paling laris hingga saat ini.
6. The Fate of the Furious — 2017

The Fate of the Furious menarik minat orang karena ini adalah film pertama yang dibuat tanpa kehadiran Paul Walker. Film sebelumnya, Furious 7 yang dirilis pada 2015 meledak di box office karena menjadi penampilan terakhir aktor itu sebelum tewas dalam sebuah kecelakaan tunggal. The Fate of the Furious membuka pintu box office mereka dengan menorehkan USD541,9 miliar (Rp9,63 triliun).
Pendapatan film kedelapan Fast and Furious itu mencapai USD1,23 miliar (Rp21,97 triliun). Angkanya memang sedikit lebih rendah dari Furious 7 yang menjadi paling laris di franchise itu dengan USD1,51 miliar (Rp26,9 triliun). Meski begitu, hasil yang dicapai The Fate of the Furious itu membuktikan kalau film seri ini tetap mendapatkan hati di antara penggemar yang terus menantikan kelanjutan kisah Dominic Toretto dan teman-temannya.
5. Zootopia 2 — 2025

Saat ini, Zootopia 2 adalah film animasi buatan Hollywood paling laris sepanjang masa. Film ini memecahkan rekor sebagai film animasi dengan pembukaan terbesar sepanjang sejarah dan yang kelima secara umum setelah meraup USD560,333,554 miliar (Rp9,9 triliun) di box office. Zootopia 2 sukses menarik minat penonton karena berbagai faktor, termasuk relatability-nya dengan kondisi saat film itu dirilis.
Di box office, Zootopia 2 berjaya dengan mengantongi total USD1,866 miliar (Rp33,18 triliun) dan bahkan mampu mengungguli Avatar: Fire and Ash. Zootopia 2 memikat penonton dengan mengangkat isu sosial terkait diskriminasi, perampasan tanah, dan pengaburan sejarah. Secara kebetulan, ketika film itu dirilis, isu-isu sosial itu sedang hangat dibicarakan dengan adanya serangan Israel ke Gaza yang membabibuta.
4. Spider-Man: No Way Home — 2021

Bisa dibilang, Spider-Man: No Way Home adalah film paling populer dan terlaris di era pandemi. Rumor terkait kemunculan 3 Spider-Man beda semesta menjadi salah satu faktor utama rasa ketertarikan orang-orang untuk menonton film tersebut. Hasilnya, No way Home mampu meraup USD1,91 miliar (Rp33,99 triliun) di box office dan menjadi film Spider-Man paling laris sampai tulisan ini tayang.
Meski begitu, angka pembukaan yang ditorehkan Spider-Man: No Way Home tidaklah terlalu spektakuler dibandingkan dua film yang menduduki posisi teratas daftar ini. No Way Home dibuka dengan USD600,5 miliar (Rp10,68 triliun) di box office global. Tapi, pelan tapi pasti, Spider-Man: No Way Home terus melaju di box office hingga nyaris menembus angka USD2 miliar (35 triliun).
3. Avengers: Infinity War — 2018

Avengers: Infinity War sudah digembar-gemborkan menjadi pembuka klimaks 10 tahun perjalanan MCU. Memperkenalkan supervillain Thanos dan menampilkan hampir seluruh karakter di franchise itu, penggemar pun berbondong-bondong ke bioskop untuk menyaksikan kisah epik tersebut. Strategi kerahasiaan yang dipakai Marvel sangat berhasil dalam menghidupkan semangat dan rasa penasaran audiens terhadap cerita dan akhir Infinity War.
Avengers: Infinity War menutup perjalanannya di bioskop dengan menorehkan angka pendapatan sebesar USD2,04 miliar (Rp36,4 triliun) dan sempat menjadi film terlaris sepanjang masa kedua sebelum digulingkan lanjutannya, Avengers: Endgame setahun kemudian. Hasil itu sangat besar kalau dibandingkan dengan angka pembukaan untuk Infinity War yang mencapai USD640,5 miliar (Rp11,4 triliun). Kenaikan hampir 4 kali lipat itu membuktikan kalau penonton memang sangat pensaran dengan film ini meski memilih menonton setelah pembukaan.
2. Spider-Man: Brand New Day — 2026

Didorong ending Spider-Man: No Way Home, rasa penasaran, dan sejumlah misteri yang dihadirkan di trailer, Spider-Man: Brand New Day langsung menghebohkan dunia perfilman pada tahun ini. Seri keempat manusia laba-laba versi MCU itu mencatatkan rekor sebagai film dengan pembukaan terbesar dalam sejarah pasar film Amerika Serikat dengan mengalahkan Avengers: Endgame. Tapi, di pasar global, Brand New Day berada di peringkat kedua sebagai film dengan pembukaan terbesar dengan meraup USD932,09 miliar (Rp16,57 triliun).
Spider-Man: Brand New Day punya peluang besar menjadi film terlaris pada 2026 karena masih punya masa tayang yang lumayan panjang. Terlebih, memasuki pekan kedua atau ketika artikel ini ditulis, film itu sudah mencapai angka USD1,66 miliar (Rp29,6 triliun) di box office. Bukan tidak mungkin bagi Spider-Man: Brand New Day untuk mendapatkan USD2 miliar secara total dan menjadi film pertama Spider-Man yang mencapai angka itu kalau hype-nya masih tinggi sampai akhir masa penayangannya.
1. Avengers: Endgame — 2019

Hype yang dibangun dalam setahun setelah perilisan Avengers: Inifinity War ditambah word of mouth dan kekhawatiran terkena spoiler seperti yang terjadi dengan film itu membuat penonton langsung menyerbu bioskop begitu Avengers: Endgame diputar. Tak pelak, di awal penayangannya, setiap studio yang memutar film ini tidak pernah sepi. Hasilnya, sampai saat ini Avengers: Endgame masih memegang takha sebagai film dengan pembukaan terbesar sepanjang sejarah.
Hanya dalam beberapa hari ditayangkan, Endgame langsung meraup USD1,223 miliar (Rp21,75 triliun). Angka ini bahkan masuk sebagai rekor dunia sebagai film tercepat yang mendapatkan USD1 miliar. Dengan pembukaan yang begitu besar dan hype yang tidak kunjung surut, Avengers: Endgame terus melaju di box office dan menjadi film terlaris kedua di sepanjang sejarah dengan meraup USD2,799 miliar (Rp49,77 triliun).
Catatan: Konversi dari USD ke Rp menggunakan kurs yang berlaku saat artikel ini diunggah tanpa menghitung inflasi dan faktor lainnya.