
Banyak karakter jagoan yang pantang menyerah di medan laga meski luka sudah menghiasi sekujur tubuh mereka. Ada juga di antaranya yang memang sudah sakit keras bahkan sebelum pertarungan dimulai. Tapi, lemahnya fisik dan sakit yang mereka rasakan tidak menjadi penghalang untuk berjuang sampai titik darah penghabisan.
Bagi mereka, bertarung demi kebahagiaan orang banyak lebih penting daripada kondisi fisik mereka. Bahkan, mereka juga selalu menampilkan yang terbaik demi membantu teman dan mewujudkan misi mereka sampai berhasil. Mereka berani menembus batasan fisik untuk bertarung dan meraih kemenangan.
Sebagian besar dari mereka bergantung pada pengobatan medis untuk merawat penyakit yang mereka derita tersebut. Penyakit itu ada yang bawaan, tapi ada juga yang didapatkan akibat pertarungan. Apa pun jenisnya, itu tidak menghalangi motivasi mereka untuk terjun di medan laga.
Siapa saja karakter anime yang menderita sakit keras, tapi tetap bertarung? Simak ulasannya berikut!
10. Okita Souji — Fate/Grand Order

Okita Souji di Fate/Grand Order diangkat dari tokoh sejarah dengan nama sama yang menderita TBC. Versi anime tokoh itu juga menderita penyakit yang sama dan sudah dalam kondisi fatal. Tapi, seabgai kapten pertama Shinsengumi, Okita tidak pernah menyerah pada kondisi kesehatannya itu.
Okita masih terus mengangkat pedang dan bertarung. Tapi, di sejumlah pertarungan sengit, Okita tidak jarang batuk darah. Kesehatannya yang terus menurun membuatnya menyesal karena tidak bisa bertarung bersama rekan-rekannya di Shinsengumi.
9. Yuuki Konno — Sword Art Online

Yuuki Konno mengalami proses kelahiran yang sulit. Ibunya yang harus dioperasi sesar mengalami pendarahan yang membutuhkan transfusi. Nahas, darah yang ditransfusikan itu terkontaminasi dengan virus HIV. Akibatnya, Yuuki dan keluarganya pun tertular virus tersebut.
Yuuki kemudian menderita AIDS saat kelas 4 SD karena virus itu berkembang dengan cepat. Tubuhnya lalu menolak segala macam perawatan. Yuuki memasuki dunia SAO dan bertemu banyak teman yang kemudian mendampinginya di hari-hari terakhirnya.
8. Kokichi Muta — Jujutsu Kaisen

Kokichi Muta terlahir dengan Pembatasan Surgawi berat yang berimbas pada kondisi fisiknya di Jujutsu Kaisen. Dia tidak punya tangan dan kaki serta harus bergantung pada obat-obatan sepanjang hidupnya karena tubuhnya sangat lemah. Kulit Kokichi juga rapuh dan sangat sensitif sehingga sinar bulan atau matahari akan menyebabkan luka bakar dan kesakitan luar biasa.
Kokichi pun menghabiskan hidupnya di dalam bathtub yang dilengkapi cairan khusus dan ratusan jarum dari selang life-support yang menembus kulitnya. Dia tidak bisa berjalan atau bahkan berdiri meski punya energi terkutuk yang melimpah ruah. Dia lalu menyalurkan energi itu lewat boneka robotnya, Mechamaru, untuk turut bertarung melawan roh terkutuk bersama teman-temannya.
7. Itachi Uchiha — Naruto

Itachi Uchiha menderita penyakit berat yang membuat fisiknya terus melemah di Naruto. Tidak diketahui apa penyakit yang dia derita, tapi Itachi sering kali batuk berdarah dan mengalami kelelahan fisik berat. Dia pun harus bergantung pada obat-obatan dan tekad kuat tetap bisa hidup.
Itachi sering terlihat mencengkeram dadanya untuk menahan sakit dan matanya juga kabur. Tapi, dia tidak menyerah pada kondisinya itu karena dia ingin mati setelah bertemu adiknya, Sasuke. Dalam pertarungan terakhirnya, Sasuke memang unggul, tapi tubuh Itachi yang sudah letih dan lemah membuatnya tidak bisa bertahan lebih lama.
6. Izumi Curtis — Fullmetal Alchemist: Brotherhood

Izumi Curtis ingin menghidupkan kembali anaknya dan melakukan transmutasi terlarang. Akibatnya, dia kehilangan sistem reproduksinya dan organ dalamnya mengalami kerusakan. Fisiknya pun jadi lemah dan dia sering kali batuk berdarah.
Meski kondisinya memburuk, Izumi masih mendedikasikan dirinya untuk kebenaran. Dia melatih Edward dan Alphonse untuk bisa melakukan alkimia dengan benar. Beruntung, Van Hohenheim kemudian berhasil menstabilkan organ dalamnya dan membuat kondisinya membaik.
5. Ryunosuke Akutagawa — Bungou Stray Dogs

Ryunosuke Akutagawa lahir di permukiman kumuh yang tidak sehat. Lingkungan yang kurang bersih membuat kesehatannya terpengaruh dan dia menderita penyakit paru-paru kronis. Di Bungou Stray Dogs, Akutagawa sering terlihat terbatuk-batuk dan fisiknya juga lemah.
Kondisinya kian memburuk sampai dia mengakui kepada Atsushi kalau hidupnya tidak bakalan lama. Meski begitu, dia masih tetap bertarung untuk memenuhi tugas yang diberikan bosnya, Mori Ougai, dari Port Mafia. Akutagawa mungkin berdiri di pihak antagonis, tapi dia sangat loyal terhadap tugas dan ingin membuktikan dirinya kepada sang mentor, Osamu Dazai, meski kondisi kesehatannya terus menurun.
4. Toshinori Yagi alias All Might — My Hero Academia

Toshinori Yagi alias All Might mendapakan warisan Quirk One for All yang membuatnya sangat kuat. Dia pun menjadi pahlawan nomor satu Jepang dan diidolai banyak orang karena selalu menolong orang yang lemah. Tapi, pertarungannya dengan All for One meninggalkan luka parah yang akhirnya mempengaruhi kesehatannya.
All Might kehilangan seluruh perut dan sebagian besar sistem pernapasannya. Kondisi itu membuatnya sulit menyerap gisi atau memproses oksigen sehingga dia terlihat pucat dan kurus di bentuk aslinya. Meski begitu, itu tidak berarti All Might berhenti bertarung karena dia masih tetap turun tangan saat All for One kembali mengancam perdamaian dunia.
3. Jushiro Ukitake — Bleach

Jushiro Ukitake menderita penyakit paru kronis sejak masih kecil. Di Bleach, saat dia berusia 3 tahun, orang tuanya pergi ke sebuah kuil yang menyembah Mimihagi, tangan kanan hidup Raja Arwah. Demi kesembuhan sang anak, orang tuanya mengizinkan Mimihagi untuk merger dengan tubuh Jushiro agar Jushiro tetap hidup.
Jushiro tumbuh menjadi sosok yang punya kekuatan luar biasa sampai bisa menjadi salah satu kapten di Gotei 13. Meski begitu, tubuhnya tetap lemah, sering kali batuk berdarah, dan harus istirahat. Tapi, kondisi itu tidak membuat Jushiro menyerah dan dia tetap turun membantu teman-temannya melawan Yhwach beserta pasukannya yang menyerbu Soul Society.
2. Shirohige — One Piece

Edward Newgate alias Shirohige memang sudah tua di One Piece. Kesehatannya menurun dan dia sering terlihat mendapatkan perawatan dengan infus dan peralatan medis saat sedang tidak bertarung. Tidak diketahui apa penyakit yang diderita Shirohige selain karena usianya dan penurunan fisik.
Tapi, penyakitnya itu bisa menyebabkan serangan jantung dadakan ketika dia habis-habisan di medan pertempuran. Meski sadar kalau kondisi fisiknya tak lagi prima, Shirohige tidak mau berpangku tangan saat tahu ada musuh menyerang dirinya atau orang-orang yang dia sayangi. Shirohige bahkan tetap bertarung sampai raganya tidak lagi bisa menahan semua serangan terhadap dirinya dan mengembuskan napas terakhir dalam kondisi berdiri.
1. Kagaya Ubuyashiki — Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba

Kagaya Ubuyashiki menderita penyakit kutukan bawaan akibat hubungan kerabat dengan Muzan Kibutsuji yang membuat seluruh pria di keluarganya mati sebelum genap berusia 30 tahun. Penyakit itu menyebabkan kebutaan dan membuat kulit mereka terlihat membusuk. Akibat penyakit itu, Kagaya juga sulit bergerak dan tak jarang batuk berdarah.
Di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, Kagaya memang tidak bertarung secara fisik. Tapi, otaknya yang cerdas bisa mengatur strategi yang dijalankan anak-anak buahnya untuk melumpuhkan Muzan sekaligus mengakhiri kutukan di keluarganya. Saat sekarat, Kagaya menjalankan rencananya meski dia harus mengorbankan diri dan keluarganya.