
Dalam 5 tahun terakhir, industri perfilman Indonesia menunjukkan peningkatan kualitas produksi. Banyak film blockbuster yang menampilkan cerita segar. Selain itu, film horor dan komedi bukan satu-satunya penguasa box office.
Genre drama juga unjuk gigi. Sejumlah judul berhasil memikat hati penonton dan meraih angka yang signifikan di box office. Selain itu, film animasi buatan lokal mulai dilirik penggemar film karena kualitas produksinya.
Meski begitu, genre horor masih menjadi pilihan favorit penonton film lokal. Promosi yang jor-joran yang dibantu dengan keviralan ceritanya menjadi faktor utama mengapa film ini masih tetap dilirik. Terbukti, film Indonesia terlaris dalam 5 tahun ini masih didominasi cerita horor.
Apa saja film Indonesia paling laris dalam 5 tahun belakangan ini? Mengutip data dari FilmIndonesia.or.id, simak ulasannya berikut!
10. Ipar Adalah Maut — 2024

Diangkat dari cerita viral di TikTok, Ipar Adalah Maut langsung diserbu penonton yang penasaran. Bahkan, sebelum filmnya dirilis pun, orang sudah tidak sabar untuk menantikan adaptasi ceritanya ke layer lebar. Animo yang besar dari khalayak membuat film ini berhasil mencatatkan 4,77 juta penonton selama tayang.
Ipar Adalah Maut berkisah tentang hancurnya rumah tangga Nisa dan Aris setelah Aris selingkuh dengan adik istrinya, Rani. Penonton turut diaduk-aduk emosinya selama mengikuti kisah ini. Ipar Adalah Maut dirasa relate dengan kisah yang juga dialami banyak rumah tangga di luar sana.
9. Kang Mak: from Pee Mak — 2024

Salah satu tren di dunia film Indonesia saat ini adalah remake film luar negeri, terutama produksi Korea Selatan dan Thailand. Sejumlah adaptasi ulang ini cukup berhasil di pasar Tanah Air. Setidaknya, Kang Mak: from Pee Mak yang merupakan remake Pee Mak membuktikannya.
Film yang dibintangi Vino G. Bastian itu berhasil menarik 4,86 juta penonton ke bioskop. Banyak yang memujinya sebagai tontonan yang mengesankan dengan nuansa humor, thriller. dan juga romance. Kang Mak: from Pee Mak mengisahkan tentang seorang tentara yang pulang dari tugas dan bertemu lagi dengan istrinya tanpa tahu kalau sang istri sudah menjadi hantu setelah meninggal dunia.
8. Sewu Dino — 2023

Sewu Dino diangkat dari cerita viral di Twitter/X dengan judul sama yang ditulis Simpleman. Dikisahkan, Sri diterima kerja di keluarga Atmojo dengan tugas membersihkan dan merawat cucu majikannya, Dela, yang tidak sadarkan diri karena kutukan santet 1000 hari. Uniknya, Sri diterima kerja dengan bayaran tinggi karena dia lahir pada Jumat Kliwon.
Sewu Dino ditonton 4,89 juta orang. Angka ini sekaligus membuktikan kalau film horor tetap diminati dan penggambarannya pun semakin berkualitas dengan didukung cerita yang kuat. Terlebih, Simpleman sudah dikenal sebagai jago untuk penulisan kisah horor yang mencekam.
7. Vina: Sebelum 7 Hari — 2024

Vina: Sebelum 7 Hari menimbulkan banyak kontroversi saat dirilis. Film ini diangkat dari kisah nyata tewasnya seorang cewek bernama Vina setelah dianiaya geng motor. Cerita bergulir dengan arwah Vina merasuki tubuh temannya dan mengungkap siapa pembunuhnya.
Kasus Vina menyita perhatian publik di dunia nyata. FIlm ini berusaha mengadaptasi kisahnya dengan menonjolkan sisi mistis. Meski dibelit banyak kontroversi terkait tersangka dan lain sebagainya, Vina: Sebelum 7 Hari membuat penasaran masyarakat hingga ditonton sebanyak 5,81 juta orang.
6. Miracle in Cell No 7 — 2022

Miracle in Cell No 7 kali pertama tayang di Korea Selatan pada 2013. Film ini kemudian di-remake atau diadaptasi di sejumlah negara seperti Turki, Filipina, dan Indonesia. Di Indonesia, film ini berhasil menarik 5,86 juta penonton dan menjadi film terlaris ketiga pada 2022.
Miracle in Cell No 7 disukai karena ceritanya yang sangat emosional. Film ini berkisah tentang seorang ayah tunggal dengan disabilitas intelektual yang dituduh melakukan pembunuhan. Dia dipenjara dan harus terpisah dari putrinya.
5. Pengabdi Setan 2: Communion — 2022

Tidak ada yang meragukan kepiawaian Joko Anwar untuk meramu film horor. Sukses dengan Pengabdi Setan pada 2017, dia lalu membuat sekuelnya pada 2022. Hasilnya, Pengabdi Setan 2: Communion menarik minat orang dengan ditonton 6,39 juta penonton, lebih banyak dari seri aslinya yang ditonton 4,2 juta penonton.
Pengabdi Setan 2: Communion melanjutkan kisah dari film pertamanya. Di sekuel ini, Rini sudah pindah ke rumah susun setelah selamat dari sekte sesat yang diikuti mendiang ibunya. Tapi, teror masih belum bisa pergi dari kehidupan mereka karena rumah susun itu menyimpan rahasia kelamnya sendiri.
4. Agak Laen — 2024

Agak Laen menjadi fenomena baru ketika dirilis pada 2024. Bisa dibilang, film ini mendobrak dominasi film horor dan drama keluarga di tahun tersebut dengan menjadi film terlaris. Tercatat, ada 9,12 juta orang yang telah menonton Agak Laen.
Disutradarai Muhadkly Acho, Agak Laen berkisah tentang empat orang sahabat yang berjuang di tanah rantau. Mereka dipasrahi untuk mengurus sebuah wahana rumah hantu di pasar malam. Sebuah insiden yang tidak sengaja terjadi mengubah nasib mereka.
3. KKN di Desa Penari — 2022

KKN di Desa Penari masih tercatat sebagai film horor Indonesia terlaris sepanjang masa dengan menghadirkan 10,06 juta penonton. Film ini diangkat dari cuitan Simpleman pada 2019. Butuh Waktu 3 tahun bagi MD Pictures untuk pada akhirnya merilis KKN di Desa Penari ke bioskop.
KKN di Desa Penari mengisahkan tentang sekelompok mahasiswa yang melakukan KKN di sebuah desa terpencil. Tapi, malapetaka terjadi setelah dua orang mahasiswa itu melanggar aturan adat. Yang membuat orang makin penasaran dengan KKN di Desa Penari adalah klaim kalau film ini diangkat dari kisah nyata.
2. Jumbo — 2025

Jumbo menjadi bukti kalau animator lokal tidak kalah kualitasnya dengan animator luar negeri. Film produksi Visinema ini bahkan berhasil meruntuhkan dominasi film horor sebagai yang terlaris sepanjang masa setelah ditonton 10,21 juta orang. Jumbo dipuji karena animasinya yang keren dan ceritanya yang mudah dicerna.
Jumbo berkisah tentang Don, yang suka dirundung anak-anak lain. Dia lalu mengalami petualangan ajaib bersama teman-teman dekatnya dan menemukan banyak rahasia yang seharusnya tidak mereka ketahui. Kesuksesan Jumbo telah menjadi tonggak kepercayaan publik bahwa film animasi lokal pun bisa punya kualitas yang tidak kaleng-kaleng.
1. Agak Laen: Menyala Pantiku! — 2025

Agak Laen: Menyala Pantiku! meneruskan kesuksesan film pertamanya. Sekuel ini menjadi film terlaris pada 2025 dan sepanjang masa di Indonesia dengan ditonton 11 juta orang. Agak Laen dinilai akan menjadi franchise komedi baru yang segar dan sesuai zaman.
Cerita di sekuel Agak Laen ini tidak ada kaitannya dengan kisah sebelumnya. Di Menyala Pantiku! empat orang sahabat di film pertama bekerja sebagai detektif polisi dan karier mereka terancam. Sebagai kesempatan untuk menyelamatkan karier, mereka ditugaskan menyamar ke sebuah panti jompo untuk memburu pembunuh anak wali kota.